Sambil mengangis Syafii kecil mengadu kepada ibunya . ”Aku tak mau lagi pergi ke sana. Mereka menolak kehadiranku. Namun dengan penuh kelembutan sang ibu terus menyemangati. ”Kembalilah ke sana anakku, nanti jika engkau melihat anak-anak kaya itu belajar duduklah di samping mereka. Tetapi jangan sampai mereka merasa tergannggu”. Satu dua kali nasehat itu dilaksanakan hingga akhirnya ia bisa kembali belajar.
